Saat ini, populasi yang membutuhkan rehabilitasi terutama terdiri dari populasi pasca operasi, populasi lansia, populasi penderita penyakit kronis, dan populasi penyandang disabilitas.
Rehabilitasi pascaoperasi merupakan kebutuhan yang sangat penting. Operasi umumnya menyebabkan trauma psikologis dan fisik pada pasien. Kurangnya rehabilitasi pascaoperasi dapat dengan mudah menyebabkan nyeri dan komplikasi pascaoperasi, sementara rehabilitasi pascaoperasi dapat membantu pasien pulih dengan cepat dari trauma operasi, mencegah terjadinya komplikasi, dan meningkatkan kesehatan serta mengembalikan fungsi organ pasien. Pada tahun 2017, jumlah pasien rawat inap yang menjalani operasi di lembaga medis dan kesehatan di negara kita mencapai 50 juta, dan pada tahun 2018, mencapai 58 juta. Diperkirakan jumlah pasien pascaoperasi akan terus meningkat di masa mendatang, mendorong perluasan permintaan yang berkelanjutan di industri rehabilitasi medis.
Pertumbuhan kelompok lansia akan memberikan dorongan kuat bagi pertumbuhan permintaan di industri medis rehabilitasi. Tren penuaan penduduk di negara kita sudah sangat signifikan. Menurut "Laporan Penelitian tentang Tren Perkembangan Penuaan Penduduk di Tiongkok" dari Kantor Penuaan Nasional, periode dari tahun 2021 hingga 2050 adalah tahap percepatan penuaan penduduk di negara kita, dan proporsi penduduk berusia di atas 60 tahun akan meningkat dari 17,9% pada tahun 2018 menjadi lebih dari 30% pada tahun 2050. Sejumlah besar kelompok lansia baru akan menyebabkan peningkatan substansial dalam permintaan layanan medis rehabilitasi dan alat medis rehabilitasi, terutama perluasan kelompok lansia dengan kekurangan atau gangguan fungsi fisik, yang akan mendorong perluasan permintaan alat medis rehabilitasi.