Kemunculan kursi roda telah sangat memudahkan kehidupan para lansia, tetapi banyak lansia sering membutuhkan bantuan orang lain untuk menggendong mereka karena keterbatasan kekuatan fisik. Oleh karena itu, kursi roda listrik baru saja muncul, dan seiring dengan perkembangan kursi roda listrik, kursi roda listrik pendaki tangga secara bertahap mulai bermunculan. Kursi roda ini dapat dengan mudah menaiki tangga, dan dapat lebih baik mengatasi masalah lansia yang naik turun tangga, terutama untuk bangunan tempat tinggal kuno tanpa lift. Kursi roda listrik pendaki tangga dibagi menjadi kursi roda pendaki tangga dengan penyangga pijakan, kursi roda pendaki tangga dengan roda bintang, dan kursi roda pendaki tangga tipe crawler. Selanjutnya, mari kita lihat pengetahuan detail tentang kursi roda listrik pendaki tangga.

1. Kursi roda pendaki tangga dengan penyangga pijakan
Kursi roda pendaki tangga dengan penyangga pijakan memiliki sejarah hampir seratus tahun. Setelah evolusi dan peningkatan berkelanjutan, kini kursi roda ini memiliki mekanisme transmisi yang lebih kompleks dibandingkan semua jenis kursi roda pendaki tangga lainnya. Prinsipnya adalah meniru gerakan mendaki tubuh manusia, dan secara bergantian ditopang oleh dua set alat penopang untuk mewujudkan fungsi naik dan turun tangga. Keamanan kursi roda pendaki tangga dengan penyangga pijakan jauh lebih tinggi daripada jenis lainnya, dan telah banyak digunakan di banyak negara maju.
Mekanisme transmisi kursi roda pendaki tangga yang ditopang anak tangga memiliki struktur modular yang kompleks dan terintegrasi tinggi, dan penggunaan sejumlah besar material dengan kekerasan tinggi dan bobot ringan menyebabkan biaya produksinya tinggi.
2. Kursi roda pendaki tangga roda bintang
Mekanisme pendakian pada kursi roda pendaki tipe roda bintang terdiri dari beberapa roda kecil yang terdistribusi secara merata pada batang pengikat berbentuk "Y", "bintang lima", atau "+". Setiap roda kecil tidak hanya dapat berputar di sekitar porosnya sendiri, tetapi juga berputar di sekitar poros tengah bersama dengan batang pengikat. Saat berjalan di permukaan datar, setiap roda kecil berputar, sedangkan saat menaiki tangga, setiap roda kecil berputar bersama-sama, sehingga mewujudkan fungsi menaiki tangga.
Lebar dan kedalaman alur setiap roda kecil pada kursi roda pendaki roda bintang bersifat tetap. Dalam proses menaiki tangga dengan berbagai gaya dan ukuran, mudah terjadi pergeseran atau tergelincir. Selain itu, sebagian besar kursi roda pendaki roda bintang buatan dalam negeri belum dilengkapi dengan fungsi pengereman anti selip.
Jika tergelincir saat digunakan, akan sulit bagi pengguna untuk mengendalikan kursi roda yang beratnya 50 kilogram. Oleh karena itu, keamanan kursi roda bintang ini adalah untuk menaiki tangga. Namun, struktur mesin pendaki tangga roda bintang ini sederhana, dan biayanya rendah, sehingga masih memiliki pasar tertentu di kalangan keluarga yang kondisi ekonominya tidak terlalu baik.
3. Kursi roda perayap untuk menaiki tangga
Prinsip kerja kursi roda pendaki tangga tipe crawler ini mirip dengan tank. Prinsipnya sangat sederhana, dan pengembangan teknologi crawler relatif matang. Dibandingkan dengan tipe roda bintang, kursi roda pendaki tangga tipe crawler ini memiliki peningkatan tertentu dalam cara bergerak. Struktur transmisi tipe crawler yang diadopsi oleh kursi roda pendaki tangga tipe crawler meningkatkan keamanan melalui cengkeraman crawler saat menaiki tangga dengan kemiringan yang besar, tetapi rentan terhadap masalah terguling ke depan dan belakang selama proses pendakian. Saat menemui tangga, pengguna dapat meletakkan crawler di kedua sisi ke tanah, kemudian menurunkan keempat roda dan mengandalkan crawler untuk menyelesaikan fungsi menaiki tangga.
Kursi roda pendaki tangga tipe crawler juga memiliki beberapa masalah dalam proses kerjanya. Ketika crawler naik atau turun anak tangga, ia akan miring ke depan dan ke belakang karena penyimpangan pusat gravitasi. Oleh karena itu, kursi roda pendaki tangga tipe crawler tidak cocok digunakan di lingkungan anak tangga yang terlalu licin dan kemiringan lebih dari 30-35 derajat. Selain itu, keausan trek produk ini relatif besar, dan biaya perbaikan di kemudian hari akan tinggi. Meskipun penggunaan trek crawler berkualitas tinggi akan meningkatkan ketahanan aus, hal itu juga akan menyebabkan kerusakan pada anak tangga. Oleh karena itu, biaya kursi roda pendaki tangga tipe crawler dan penggunaan selanjutnya akan menimbulkan biaya ekonomi yang besar.
Demi kebutuhan mutlak untuk memastikan keselamatan penyandang disabilitas dan lansia saat naik dan turun tangga, prioritas tetap akan diberikan pada kursi roda yang lebih aman daripada yang lebih murah untuk menaiki tangga. Dipercaya bahwa dengan keandalan yang tinggi dari kursi roda pendaki tangga yang dilengkapi pijakan, kursi roda ini secara bertahap akan menjadi kursi roda pendaki tangga utama di masa depan untuk melayani lebih banyak kelompok penyandang disabilitas dan lansia.